Warung Massuga, Basecamp Alumni Smuri Hexa 2004
Di kawasan Jalan Ki Ageng Gribig, Kedungkandang, kota malang ada sebuah warung sederhana yang memiliki istimewa bagi para alumninya. Warung tersebut bernama Warung Massuga, yang kini dikenal sebagai salah satu tempat berkumpul atau “basecamp” bagi alumni Smuri Hexa angkatan 2004.


Warung ini bukan sekadar tempat makan atau ngopi biasa. Bagi para alumni, Warung Massuga sudah seperti tempat ngobrol asyik. Di tempat inilah mereka berkumpul, bercengkerama, dan mengenang masa-masa sekolah yang penuh cerita.

Pemilik Warung Massuga adalah Sam Agus Wijayanto, yang juga merupakan alumni Smuri Hexa angkatan 2004. Sosoknya yang ramah dan komunikatif membuat banyak rekan alumni merasa nyaman untuk singgah. Tak heran jika warung ini hampir selalu menjadi titik temu ketika para alumni ingin berkumpul.
Menariknya, Sam Agus Wijayanto bukan hanya sekadar pemilik warung. Ia juga dikenal memiliki pengetahuan yang cukup luas tentang batu-batu mulia. Jika sudah mulai bercerita tentang dunia batu mulia, pembahasannya bisa panjang lebar—mulai dari jenis batu, keunikan, hingga cerita di baliknya. Obrolan yang awalnya santai pun sering berubah menjadi diskusi seru yang menambah wawasan.
Namun tentu saja, obrolan di Warung Massuga tidak selalu tentang batu mulia. Para alumni Smuri Hexa yang datang sering larut dalam cerita masing-masing. Dari kisah pekerjaan, pengalaman hidup, hingga nostalgia masa sekolah, semuanya mengalir begitu saja. Tawa, canda, dan cerita lama membuat suasana warung terasa hangat dan penuh kebersamaan.
Bagi alumni Smuri Hexa 2004, Warung Massuga bukan hanya tempat singgah. Ia telah menjadi ruang silaturahmi yang menjaga persahabatan tetap hidup, meskipun waktu terus berjalan dan kehidupan membawa masing-masing ke jalan yang berbeda.
Di balik kesederhanaannya, Warung Massuga menyimpan satu hal yang sangat berharga: persaudaraan yang tetap terjaga.
Googlemaps : https://maps.app.goo.gl/WxdbqYHCaqu62zMNA