Skip to content
Media Malang Raya

Referensi Wisata, Edukasi, dan Kuliner di Malang Raya

Media Malang Raya

Referensi Wisata, Edukasi, dan Kuliner di Malang Raya

  • Wisata
    • Masjid Besar Nurul Muttaqin: Oase Nyaman bagi Pemudik di Tengah Perjalanan Idul Fitri 1447 H / 2026 M
  • Kuliner
    • Warung Massuga, Basecamp Alumni Smuri Hexa 2004
  • Edukasi
    • Koordinasi dan Tanya Jawab Zakat Digelar Lazisnu Kebonsari
  • Lain-lain
    • NU Care Kebonsari: Dari Kepedulian Lahir Senyum di Hari Raya
  • Wisata
    • Masjid Besar Nurul Muttaqin: Oase Nyaman bagi Pemudik di Tengah Perjalanan Idul Fitri 1447 H / 2026 M
  • Kuliner
    • Warung Massuga, Basecamp Alumni Smuri Hexa 2004
  • Edukasi
    • Koordinasi dan Tanya Jawab Zakat Digelar Lazisnu Kebonsari
  • Lain-lain
    • NU Care Kebonsari: Dari Kepedulian Lahir Senyum di Hari Raya
  • Services
  • About
  • Reviews
  • Why Us
  • Contact
Media Malang Raya

Referensi Wisata, Edukasi, dan Kuliner di Malang Raya

Media Malang Raya

Referensi Wisata, Edukasi, dan Kuliner di Malang Raya

  • Wisata
    • Masjid Besar Nurul Muttaqin: Oase Nyaman bagi Pemudik di Tengah Perjalanan Idul Fitri 1447 H / 2026 M
  • Kuliner
    • Warung Massuga, Basecamp Alumni Smuri Hexa 2004
  • Edukasi
    • Koordinasi dan Tanya Jawab Zakat Digelar Lazisnu Kebonsari
  • Lain-lain
    • NU Care Kebonsari: Dari Kepedulian Lahir Senyum di Hari Raya
  • Wisata
    • Masjid Besar Nurul Muttaqin: Oase Nyaman bagi Pemudik di Tengah Perjalanan Idul Fitri 1447 H / 2026 M
  • Kuliner
    • Warung Massuga, Basecamp Alumni Smuri Hexa 2004
  • Edukasi
    • Koordinasi dan Tanya Jawab Zakat Digelar Lazisnu Kebonsari
  • Lain-lain
    • NU Care Kebonsari: Dari Kepedulian Lahir Senyum di Hari Raya
  • Services
  • About
  • Reviews
  • Why Us
  • Contact
gus Isroqunnajah pcnu
edukasi

Bikin Jamaah Tersentuh, Ini Pesan Gus Is saat Khotbah Ied di Nurul Muttaqin

By admin
March 22, 2026 2 Min Read
0

Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Besar Nurul Muttaqin dipimpin sekaligus diisi khutbah oleh KH Isroqunnajah. Beliau merupakan Ketua PCNU Kota Malang sekaligus Ketua MUI Kota Malang. Sosok yang akrab disapa Gus Is ini juga dikenal sebagai akademisi yang mengajar pada Program Studi Hukum Keluarga Islam.

Dalam khutbahnya, Gus Is menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jamaah. Beliau mengulas makna bulan Ramadan sebagai madrasah atau tempat menempa keimanan, sekaligus sebagai solusi atas berbagai problematika sosial di masyarakat. Menurut beliau, puasa tidak hanya sebatas menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu, tetapi juga mengandung filosofi mendalam tentang empati sosial.

masjid nurul muttaqin utama

“Puasa mengajarkan kita untuk merasakan lapar. Jika selama Ramadan kita hanya merasakan lapar sesaat, ada sebagian orang yang justru mengalaminya hampir setiap hari,” ujarnya.

Beliau juga menyoroti tradisi berbagi takjil dan makanan berbuka puasa yang dinilai sebagai bentuk kepedulian sosial. Tradisi tersebut, kata beliau, menjadi bukti nyata empati terhadap kaum fakir miskin.

Lebih lanjut, Gus Is mengingatkan pentingnya zakat fitrah yang ditunaikan setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Zakat, menurut beliau, menjadi pengingat bahwa harta tidak semata untuk dimiliki secara pribadi, melainkan harus didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan.

“Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita berupaya memperkecil kesenjangan antara yang mampu dan yang kurang mampu,” jelasnya.

Beliau juga menyinggung berbagai persoalan sosial yang tengah dihadapi masyarakat, seperti judi online, praktik riba, dan kesulitan ekonomi. Persoalan tersebut semoga dapat diminimalisasi dengan kecerdasan financial dan kepedulian sosial bagi sesama muslim.

Selain itu, beliau menyoroti tantangan di era modern berupa derasnya arus informasi. Beliau mengingatkan pentingnya sikap tabayyun atau klarifikasi dalam menerima informasi, serta menghindari hal-hal yang tidak bermanfaat.

halaman parkir masjid
parkir dalam masjid

Dalam konteks kehidupan sosial, beliau juga mengajak umat Muslim untuk mampu menahan amarah dan saling memaafkan.

Menurut beliau, keberhasilan Ramadan tidak hanya diukur dari pelaksanaan ibadah selama satu bulan, tetapi dari kemampuan menjaga konsistensi (istiqamah) setelahnya. Beliau mengingatkan agar umat tidak terlena dengan euforia bulan Syawal sebagai bulan kemenangan hingga melupakan amalan-amalan yang telah dibiasakan selama Ramadan.

Di akhir khutbah, beliau mengajak jamaah untuk merefleksikan keberlanjutan ibadah setelah Ramadan. Beliau mempertanyakan apakah kebiasaan baik selama Ramadan, seperti tadarus Al-Qur’an dan salat berjamaah, dapat terus dijaga pada bulan-bulan berikutnya.

gus is dan pengurus takmir
Author

admin

Follow Me
Other Articles
penyaluran nucare kebonsari
Previous

NU Care Kebonsari: Dari Kepedulian Lahir Senyum di Hari Raya

sejarah kota malang
Next

Sejarah Kota Malang: Dari Kerajaan hingga Era Modern

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MediaMalangRaya.com merupakan wadah informasi seputar Wisata, Edukasi dan Kuliner di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu).

Office:
Jl. Satsuitubun I no.29 Kel. Kebonsari Kec. Sukun Kota Malang
Phone : 08990888900

  • edukasi
  • kuliner
  • Lain-lain
  • wisata
Copyright 2026 — Media Malang Raya. All rights reserved. Jawara Media Group